Thursday, January 4, 2018

Sejarah Pertama Kali Perayaan Tahun Baru



Berdasarkan Kalender Buatan Caesar, Tahun Baru Pertama Kali Dirayakan pada Masa Romawi.
Tahun Baru pertama kalinya dirayakan pada 1 Januari 45 Sebelum Masehi (SM) seiring dengan berlakunya kalender Julian.

Setelah dirinya menjadi diktator Romawi, Julius Caesar memutuskan bahwa kalender Romawi perlu untuk direformasi. Kalender Romawi yang dibuat pada abad 7 SM mencoba mengikuti siklus bulan tetapi berkali-kali tidak sesuai dan harus diperbaiki. Terlebih lagi, pontifices, badan yang dibentuk untuk mengawasi kalender itu seringkali menyalahgunakan kewenangannya dan menambahkan hari untuk memperbesar masa bakti politik atau ikut campur dalam pemilihan.

Dalam mendesain kalender baru, Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Alexandria yang mengusulkannya untuk meninggalkan siklus bulan sebagai patokan dan beralih menggunakan patokan tahun matahari seperti kalender Mesir. Satu tahun dihitung selama 365 ¼ hari dan Caesar menambahkan 67 hari di tahun 45 SM menjadikannya 46 SM berawal pada 1 Januari, bukan pada bulan Maret.

Dia juga menitahkan setiap empat tahun sekali satu hari ditambahkan pada bulan Februari untuk mencegah kalendernya tidak tertinggal. Beberapa saat sebelum dia dibunuh pada 44 SM, Caesar juga mengubah nama bulan keenam dari Quintilus menjadi Julius (Juli) sesuai dengan namanya. Belakangan nama bulan Sextilis juga diubah menjadi Augustus (Agustus) mengikuti nama penerus Caesar.

Perayaan Hari Tahun Baru pada Januari tidak banyak dipraktekkan selama Abad Pertengahan, dan bahkan mereka yang berpegang teguh pada kalender Julian tidak mengikuti Tahun Baru jatuh tepat pada 1 Januari. Hal itu dikarenakan Caesar dan Sosigenes gagal untuk menghitung nilai yang benar untuk tahun matahari 365.242199 hari, bukan 365,25 hari. Dengan demikian, kesalahan 11 menit per tahun yang menambahkan tujuh hari pada tahun 1000, dan 10 hari pada pertengahan abad ke-15.

Gereja Katolik Roma menyadari kesalahan tersebut dan pada 1570, Paus Gregorius XIII memerintahkan ahli astronomi Jesuit, Christopher Clavius untuk membuat kalender baru. Pada 1582 kalender Gregorian diimplementasikan dengan menghilangkan 10 hari pada tahun itu serta membuat aturan baru bahwa hanya satu dari setiap empat tahun yang dapat dijadikan leap year(satu tahun terdiri dari 366 hari). Sejak saat itu orang-orang di seluruh dunia berkumpul pada 1 Januari untuk merayakan hadirnya Tahun Baru.


 Okezone.com

Related Posts:

  • ASAL USUL HARI HELLOWEN Siapa yang memulai perayaan Halloween? Inilah hal yang perlu diketahui tentang sebuah pesta yang dirayakan setiap akhir Oktober di negara paman sam. Para ahli arkeologi masih menggali akar tradisi Halloween ini di pus… Read More
  • RIWAYAT MUSIK DANGDUT Sejarah dangdut turut mewarnai perjalanan panjang belantika musik Indonesia. Dari era Melayu yang mendayu-dayu, dijadikan media dakwah, hingga wabah dangdut disko dan dangdut koplo. Pada era 1960-an, tersebutlah bidua… Read More
  • RIWAYAT "BLACK FRIDAY" DI AMERIKA Black Friday kini dirayakan sebagai harinya perburuan diskon yang jatuh pada hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat. Thanksgiving dirayakan di Amerika Serikat pada Kamis, 23 November 2017 kemarin, s… Read More
  • AWAL MULA GANK MOTOR DI INDONESIA Keberadaan klub motor di Indonesia sudah sejak zaman kolonial Belanda. Motor hadir sebelum mobil masuk ke Hindia Belanda (baca: Sejarah Mobil, Kereta Tanpa Kuda). Orang pertama yang memiliki motor adalah seorang Inggris… Read More
  • RIWAYAT TAUCO CIANJUR Dirintis sejak 1880, Cap Meong menjadi pelopor usaha produk tauco di Cianjur, Jawa Barat. Kelezatan dan rasa khas tauconya menjadi rahasia umum bagi masyarakat Cianjur. Tak ayal, jika Anda bertanya di mana bisa beli tau… Read More